Friday, December 27, 2019

.. reading for 2020 ..

Its been awhile I didn't do this online tarot reading .. sometime during my leisure moment I will play this for fun ... it was nice to know things that you didn't know ... it makes you wonder, but don't take the reading to seriously ... its just a matter for your notes to be a better person for anyone.
 I'm a person who's not good in words, I can't say things that I want to say in a correct order. My words sometimes a bit to harsh to people because I'm a blunt and direct that don't know how to use sweet words to people.
But, now I learn to say only things that I want to say, I'd rather stay quite if I found things that I didn't agree.
Not because I believe with silent is golden, I'm just trying to avoid any un-necessary confrontation over something that will consume my energy .. I'd rather use it for something that can be beneficial for others.
 If people hurt me, I smile. People talked behind my back, I smile. People betrayed be, I smile ... as long as I have my family that always comfort me with all my flaws.


Thursday, December 26, 2019

.. mean it ..

.. Small talk, no conversation! That look makes me impatient. I can't tell what you're thinking, please tell me what you're thinking. Just tell me if you changed your mind ... I'm calling no answer, but you text me when you feel like, when it feel right to you.. But, if you're looking at me with a heart of doubt!
Don't tell me you need me, all caught up in your feelings, don't build me up just to let me down, just don't let me down, Don't mess with head. Just don't run!! .. 
(Mean it - Lauv & LANY)
Wah kayanya udah hampir 1,5 tahun saya gak menuangkan apa yang ada di pikirin saya ... 2018 dan 2019 tahun lumayan berat buat saya ..Tapi alhamdulillah saya bisa melewati semuanya dengan dukungan dan doa dari kedua orang tua saya kakak2 saya dan ponakan2 saya ... teman ada yang membantu tapi ada yang sekedar tahu saja tapi ya sudah ...
2018 di kantor sebelumnya, saya mengalami shocked therapy yang "hampir" membuat saya stress menghadapinya dan membuat saya mengambil keputusan seketika, tetapi ketika kemudian di ajak ngobrol sama direct supervisor (yang mana saat itu adalah CEO) saya menangguhkan keputusan saya sampai saya melaksanakan ibadah Umroh di tahun 2018 untuk mendapatkan hidayah dan supaya tidak gegabah menggambil keputusan. Hati ini udah gak pada tempatnya, akhirnya bulan sepulang libur akhir tahun saya memberanikan diri untuk meninggalkan kursi saya di bulan February 2019 dan kemudian di perpanjang 3 minggu untuk akhirnya beneran meninggalkan kursi saya di bulan April 2019. 
Di bulan April 2019 saya kembali menghadapi kantor (baru) yang memberikan tekanan yang buat saya tidak penting, tetapi cukup menguras energi dan pikiran saya. Saya masuk kantor yang baru berdiri di Jakarta dengan segala peraturan yang menurut saya aneh dari 2 minggu pertama saya masuk, selama 3 bulan bekerja disana tidak pernah sekalipun saya menerima gaji penuh dengan segala alasan administrasi kantor. Dimana cuti harus potong gaji karena belum setahun bekerja .. Karena tidak kuat dengan tekanan yang ada dan progress meeting yang tidak ada progress apapun, akhirnya bulan Juli saya hengkang juga dari kantor tersebut ... tanpa ada pegangan di tangan. Alhamdulillah bulan September 2019 saya masih ada rejeki untuk di terima di kantor baru ... tidak jauh dari rumah, (semoga) suasana juga menyenangkan karena kebanyakan orang-orang baru juga yang tergabung di kantor ini.
Tetapi di tahun 2019 yang menjadi tantangan terbesar adalah lingkungan pertemanan saya yang benar-benar sangat di uji sekali. Baik teman terdekat maupun lingkungan sosial saya, saya selalu di ajarkan oleh orang tua saya untuk kita yang mengerti orang lain bukan orang lain yang mengerti kita.
Jika ada yang orang menyakiti kita, kita lihat ke diri kita apakah kita sudah menyakiti dia dengan sengaja atau tidak. Jika memang tidak bisa di perbaiki lebih baik menjauh. Teman terdekat saya, yang tidak saya kira untuk menorehkan kekecewaan ternyata bisa mengecewakan juga dengan cara dia memperlakukan saya dan bagaimana cara dia "berbicara" dengan saya seolah-olah saya tidak akan mempermasalahkan, awalnya tidak terlalu saya perhitungkan tetapi makin kesini saya makin menyadari jika tidak saya hentikan dia akan semakin seenak-enaknya sama saya. Dan dia dengan sengaja "menceritakan" hal yang seharusnya menjadi cerita saya dan dia kepada orang-orang yang bahkan tidak ada hubungannya dengan cerita saya. Tetapi dia bercerita kepada saya, kalau dia keberatan dengan orang yang menceritakan cerita yang dia ceritakan kepada orang itu, tetapi dia melakukan hal yang sama terhadap saya ... dan bagaimana akhirnya saya di ingatkan dengan attitude dia kepada saya. Bossy nya mulai keliatan seolah olah dialah yang pegang kendali; saya tertawa dan mengelus dada karena dengan sikapnya itu terlihat bahwa dia lagi merasa insecure dengan diri dia. 
Ada rasa sesal di dalam diri saya, apa mungkin itu di bawah pengaruh saya selama dia berteman dengan saya? Secara tidak sengaja dia berkiblat dengan yang saya lakukan, dan dia ingin terlihat bahwa bisa mengimbangi cara hidup saya? Entahlah ... saya makin tidak mengerti dengan perubahannya ... padahal saya selalu berusaha untuk menghargai dirinya sebagai teman saya. Tetapi proses alam tidak ada yang bisa menghindari karena itu terjadi dengan sendirinya. 
Di tahun 2019 ini juga saya banyak mensyukuri, bahwa saya jadi makin dekat dengan keluarga saya termasuk ponakan-ponakan saya dimana saya lebih banyak meluangkan waktu saya bersama mereka di akhir pekan. Entah itu hanya untuk jalan-jalan ke Mall ataupun cuma jalan-jalan muter-muter jakarta. Terlebih lagi dengan hadirnya Baby Boss yang berusia 4 tahun tahun 2019 ini, makin menggemaskan saya tidak mau kehilangan momen akhir pekan bersama dia, dan saya juga meluangkan waktu bersama Nyokap Bokap untuk bisa bertukar pikiran yang mana akhirnya saya menyadari orang yang bisa menerima saya apa adanya dengan segala kekurangan saya cuma keluarga saya ... mereka tidak ada pamrih, tidak ada agenda dan tidak ada skenario. Mereka tidak perlu basa basi nanya kabar saya hanya untuk berharap bantuan saya, tidak harus nyuruh-nyuruh saya untuk memenuhi kebutuhan mereka. Saya punya mobil ataupun tidak mereka akan tetap ada untuk saya, saya bawa dan tidak bawa dompet mereka akan tetap berdiri di belakang saya untuk menawarkan dompetnya kepada saya. Saya tidak harus meminta kepada mereka, karena kapanpun saya butuh mereka, they only a call away dari saya. FAMILY WILL ALWAYS BE MY FAVE PEOPLE!!! 
Saya juga mensyukuri di 2019 saya masih bisa bertemu dengan lelaki yang 17 tahun menghiasi mimpi saya, yang selalu saya tunggu pesan-pesannya, berdebar menunggu jawabannya, membuat hati saya bertanya-tanya. Bulan Juni 2019 dia ke Banyuwangi untuk pekerjaan, sempat intense berkirim pesan. Dec, 5th 2019 kami bertemu dan ngobrol yang lebih banyak ngambangnya ... karena saya sendiri masih belum meyakinkan diri untuk mengarahkan pembicaraan mau di bawa kemana. 
All in all tahun 2019 adalah tahun mensyukuri segala nikmat dan berkah yang diberikan kepada saya. Baik buruk yang terjadi kepada saya, saya bersyukur saya masih di ingatkan dan di berikan kesempatan untuk memperbaiki agar terus menjadi manuasia yang mensyukuri nikmat yang diberikan kepada saya. 
Berharap 5 hari terakhir 2019 ini bisa memberikan keberkahan yang tersisa untuk saya tidak berhenti mensyukurinya.
Amin YRA

Monday, September 11, 2017

.. back to the future ..


.. setelah melakukan perjalanan ke Jepang melalui paket tour JALan Tour, akhirnya kami memutuskan untuk melakukan trip ke Jepang (lagi) tapi kali ini semua kami urus sendiri! dari mulai nyari tiket, booking hotel sampai pengurusan visa. Kami ingin membuktikan bahwa segala sesuatu kalau di urus sendiri bisa menghemat biaya dan lebih "leluasa" mengatur itinerary.

melalui beberapa informasi yang kami dapatkan, bulan Desember - Januari adalah waktu yang enak buat mengunjungi Jepang karena bisa ngerasain musim dingin disana (walopun gak ketemu salju, tp paling tidak kita gak panas-panasan sih).

Akhirnya kami memutuskan untuk pergi kesana tanggal 1 January - 14 January 2013 (ya kami melewatkan new year's eve). 7 bulan sebelum keberangkatan kami udah booking tiket kami, dan kembali kami menggunakan maskapai Garuda Indonesia, kemudian kami booking hotel kami 4 bulan sebelum keberangkatan kami kali ini kami tidak menginap di Keio Plaza Hotel -- kami mengambil tempat nginep yang menggunakan tatami kalau waktu itu kami menginap di area Shinjuku, yang sekarang kami menginap di Kimi Ryookan di area Ikebukuro -- http://www.kimiryokan.jp/

Room for single bed
 Ini bentukan kamarnya, bersih dan gak jauh dari JR Station Ikebukuro Station termasuk interchange station dan Narita Express juga berhenti di stasiun ini. Jadi kemana-mana gampang banget, tempat makan 24/7 ada dimana-mana, bertebaran convenience store (kalo butuh beli perintilan utk harian, bahkan beli buah ato nasi), terus ada microwave, oven dan tersedia tempat makan plus free refill water dan ocha .. kamar mandi memang share bathroom tapi bersih disediain hair dryer juga ada air panas dan tempat nyuci baju (washing machine dan dry wash juga ada) dan staff nya helpfull semua bahkan mereka juga nyediain city tour for free (tapi ini kita belum nyobain) karena kami lebih senang explore kota ini sendiri dan get lost in translation sih.

pengurusan visa kami lakukan 1,5 bulan sebelum keberangkatan maklum ini pertama kalinya kami ngurusin visa sendiri. Kami isi form visa yang kami download dari http://www.mofa.go.jp/j_info/visit/visa/pdfs/application1.pdf terus kami print out dan kami bawa persyaratan lainnya, seperti:
1. Paspor
2. copy KTP
3. pas photo
4. Surat keterangan kerja -- ini minta dari kantor
5. pemesananan tiket pesawat
6. pemesanan hotel
7. itinerary selama di Jepang
8. bukti rekening selama 3 bulan -- disini asumsi expense per hari kami di Jepang Yen10,000/hari

ternyata gak ribet, datang tuker ktp dengan visitor visit, ambil nomor antrian di panggil nyerahin persyaratan lalu di kasih bukti penyerahan dokumen balik ke kantor terus 3 kemudian balik lagi untuk ambil deh ... ngambil visanya juga gampang datang habis makan siang, tuker KTP dengan id visitor ambil nomor antrian di panggil bayar dan di balikin deh paspor nya dengan visa jepang di dalam nya.

 ternyata gak di persulit juga, semua udah ready. Wah kita kesenangan karena kita udah list down semua tempat-tempat yang mau kita datangin, excited banget deh pokoknya! udah kebayang apa yang mau di beli, apa yang mau di cemilin dan mau ngapain aja. yang bikin kami kegirangan kali ini kami kebagian tiket MUSEUM GHIBLI!!! yeay ... dapatin ticket ini susah-susah gampang karena kan harus reserved dan tanggal kunjungan harus di sesuaikan sama tanggal yang tersedia di sana ... sedangkan kami kan gak tinggal di sana bagaimana bisa kami tau tanggal available Ghibli ini. Tapi karena Anifah (teman aku) punya teman yang temannya tinggal di tokyo kami minta tolong beliau untuk membelikan tiket itu untuk kami dan DAPAT!! yeay ....

Umi-san teman kami di Tokyo
mendarat di Narita, kami langsung naik Narita Express turun di Ikebukuro Sta ... kami taruh koper kami istiahat sebentar (minum ocha panas dulu, untuk menghangatkan badan) terus kami langsung berangkat menuju SKYTREE tower .... ditemani oleh teman kami (yang membantu kami membelikan tiket Ghilbli).
Untuk rasa terima kasih kami, kami kasih buah tangan Indomie cabai hijau (yang waktu itu baru launching) buat keluarganya (kebetulan Umi-san ini menikah sama orang jepang dan sudah punya 2 anak) ...

Kami juga diajakin makan ramen di deket SkyTree Tower di udara dingin makan ramen panas-panas enak banget ....


Skytree at night 
 Skytree itu baru di buka 22 May 2012, jadi masih fresh banget. Intinya, aku kalau ke Jepang itu harus ada yang di tuju jadi emang ada ceritanya gitu. Yang 2010 kemarin kan karena mau ngunjungin Museum Fujiko F Fujio yang baru di buka 2010 ... nah sekarang mau melihat Skytree yang baru di buka tahun 2012 pas kan momentumnya ...
Chicken Ramen 

dari skytree kami muter sekitaran SkyTree aja, karena ada beberapa toko mainan dan toko-toko lucu yang menjual accessories Ghibli.


 salah satu pojokan toko yang mendisplay mainan Totoro ini ... lucu banget satu toko kayanya mau di beli semua ...
ini juga, semua mau di foto semua mau di masukin ke keranjang, akhirnya aku beli kaos Totoro Foundation untuk cinderamata dibawa pulang ke Jakarta deh sama perintilan Totoro dan Mei-chan untuk keponakan yang kebetulan suka banget sama manga.

ini lucu banget Mei-chan diatas perut Totoro terus perutnya naik turun gitu, gemes banget ngeliatnyaa.

Udah puas muterin SkyTree, kami harus berpisah sama Umi-san karena beliau sudah di hampiri oleh suami dan anak-anaknya akhirnya kamipun kembali ke tempat kami menginap untuk istirahat maklum, waktu tidur kami cuma pas di pesawat tengah malam dari Jakarta itu, jadi biar gak berkepanjangan jet-lag nya kami harus tidur mengikuti waktu setempat, untuk mengumpulkan tenaga jalan-jalan kami esok harinya.

 hari ke dua, kami berencana agak keluar dikit dari Tokyo, karena ternyata tahun baru di Jepang itu merupakan "lebaran" seluruh masyarakat Jepang dimana kebanyakan mereka "mudik" ke kampung halaman, atau berkunjung ke kerabat terdekat dan ber silaturahmi atau beribadah untuk berdoa untuk harapan di tahun baru ini, jadi semua tempat wisata penuh sesak sama orang-orang setempat dan kuil-kuil juga penuh sama masyarakat yang ingin memanjatkan doa-doa harapan mereka.


kertas-kertas ini isinya harapan-harapan untuk tahun ini, aku juga naruh harapan dan doa aku di salah satu kertas ini, semoga sih doa dan harapan ini paling nggak di lirik sama Tuhan walopun cara berdoa dan ibadahnya beda tapi kan Tuhan cuma satu kan? jadi ada kemungkinan di denger kan? :)





  ini beberapa stall jajanan lokal yang memenuhi halaman kuil, dari buah-buahan di kasih jelly, gorengan dan takoyaki dan masih banyak lagi ... karena selain mereka berdoa mereka juga "piknik" untuk berkesempatan jajan di luar bersama keluarga.

  ini aku dan Anifah di antara keramaian penduduk setempat dan ngikut antri masuk kuil, bukan bukan untuk berdoa kok kami cuma ingin tahu aja proses berdoa penduduk setempat dan kamipun berusaha untuk tidak mengganggu proses keagamaan setempat jadi kami tetap sopan dan cuma observasi saja tanpa bermaksud mengganggu atau mengambil foto di tempat ibadah, jadi gak ada foto-fotonya.

In front of Daibutsu 
"The Daibutsu of Kamakura is the second largest monumental Buddha in Japan, a unique aspect of the statue is that; since it is hollow, visitors can actually go inside the sacred monument. This unique experience ensures that a visit to the Daibutsu of Kamakura will be a memorable one." -- (http://www.atlasobscura.com/places/great-buddha-kamakura)








ini untuk bisa masuk ke dalam kita masukin donasi yang udah di tentuin sebesar 20yen .. dan disini ada kaya tempat naruh dupa atau lidi yang di bakar terus buat berdoa gitu dengan kepercayaan Buddha.

untuk kedua kalinya kita berdua foto di depan patung Hachiko, dengan harapan biar tahun berikutnya bisa ke Tokyo lagi ... gak tau kenapa kami berdua senang banget bisa ke negara ini tiap tahun ada aja yang bisa kami kunjungi atau yang di liat tapi overall kami suka sama orang-orangnya selain ramah-ramah dan cowok-cowoknya enak di liat karena rapih-rapih dan cakep-cakep *eehhmm ehhmm ...

teman saya satu ini, cita-citanya cuma mau nonton KONSER ARASHI group band kecintaan dia ngalahin saya yang kepengen banget nonton konser U2 ... jadi ngeliat poster atau apapun yang berbau Arashi di jepang kecimpringan suka cita dan heboh bener ... belilah dia beberapa CD arashi untuk memenuhi hasratnya ..

Untuk perjalanan kali ini kami memang sudah spare untuk punya waktu lebih untuk menelusuri Jepang lebih lama lagi, karena kunjungan kami sebelumnya memang masih banyak list tempat-tempat yang belum kami kunjungi.

Untuk kunjungan kali ini, memang itinerary kami penuh banget, kami benar-benar memaksimalkan penggunaan JR Railpass yang kami beli untuk 7 hari seharga Yen35,000 untuk bisa jalan ke semua kota-kota yang ingin kami kunjungi.

Kami ke Osaka (kembali) - Kyoto - Nara - Yokohama dan Nagoya ... mungkin tidak semua foto-foto bisa saya taruh disitu, tapi 2 minggu di Jepang pun kami masih belum puas untuk menyusuri semua prefecture disana. Dan untuk makanan kami untungnya tidak punya restriction makanan sih, apalagi saya yang doyan banget sushi dan sashimi (walopun gak terlalu suka Ramen ya) ...

Aku akan coba untuk bisa berbagi foto dan cerita explorer aku disini, ini masih belum semua tempat yang aku telusuri di Jepang baru sebagian ... tahun 2013 aja sampe 2x ke Jepang hanya demi liat Floating Tori di Hiroshima ...

Dotonbori Area 
Ghibli Museum 
Todai-ji Daibutsuden (Nara-shi)

at Kinkaku-ji Temple (Kyoto)
Osaka Castle
Osaka Dome








Tunggu lagi cerita perjalanan aku di tahun selanjutnya yaa, ini belum seberapa sih maklum masih mencoba untuk menaruh pengalaman perjalan aku di setiap tahunnya .. dan berbagi sama teman-teman foto-foto perjalanan aku!

Monday, September 4, 2017

.. s.e.r.e.n.d.i.p.i.t.y ..


.. throwback 1st experience with a friend. back than in 2011. Our first abroad trip together. at first I never thought I will meet a person who have the same interest over a country, because of a job that introduced us with "a bond experience" in domestic destination.

Then after a long chat, and a few lunch and a bunch movies with a limited timing we had we decided and my ambition to visit the grand opening of Fujiko F Fujio Museum at Kawasaki. Both of us didn't know that looking for a flight ticket without knowing which travel fair to attend would be difficult and cost us a lot! after a few visit to tour&travel offices we almost gave up! not to mention we had no idea how to book a hotel in Tokyo! we knew nothing at that time!

I forgot how this idea coming at first, then we found a package with a "good" price from http://jalan-tour.com/ver04/individual_tour_package.php this packaged was included flight, accomodation and tix to Universal Studio and Disneysea -- they also provided us with JR Shinkansen from Osaka-Tokyo (and gave us SUICA card for local transportation with JR Railpass in Tokyo). They provided a visa service as well (with add cost for the service).

We're so excited!! FINALLY!! our first trip to JAPAN!!
We took GA flight JKT-DPS (transit)-OSAKA .. we arrived at Kansai Airport, then go straight to the Universal City by shuttle bus from Kansai Airport-Universal City which cost us 1,500YEN/person, we walk from the bus station at Universal City to Hotel Kintetsu Universal City, to drop our luggage then we go straight to Universal Studio Osaka to HAD SOME FUN!!
arrived at Kansai Airport
we're so ready to have a fun adventure

We need to read all sign that lead us to  the shuttle bus stop to go to Universal City, we already got the voucher to hop-on to the bus to took us to the drop off location near the hotel, the ride itself took about 30min-45mins, and from the bus stop at Universal City we need to walk around 10-15 minutes to the hotel.


  some of the toiletries that we had at our hotel! So cute, everything is woodypecker theme!! I wanted to take it all for merchandise, but not the face and hand shampoo bottle! hiks hiks hiks....


Entrance gate to USO

Elmo is everywhere!

After we're tired strolling around USO and had so much fun, we went back to the hotel which only a few steps from USO, checked-in and cleaned up, then we strolled around the Universal City to look for dinner. we found Takoyaki Museum and Nostalgia Museum. The next day, we go straight to Osaka-shi Station to get on a Shinkansen to Tokyo and explore the city with a city map in hand! for this trip, it such a luxury trip for both of us, we didn't bring our luggage along to Tokyo with us, we sent them from Osaka-Tokyo by courier, how fancy is that heh?!

We arrived at Tokyo Station, the Shinkansen ride from Osaka-Tokyo took about 2,5hours ride.

the first thing we visited in Tokyo is Tokyo tower that pretty close with Zojoji Temple we're amaze with the view and the hanging wooden prayers.


Zojoji Temple entrance

  



hachiko statue 

We went to Shibuya to took picture in front of legendary HACHIKO statue in front of Shibuya Station, strolling around the Shinjuku area to grab a dinner we stayed at Keio Plaza Hotel at Shinjuku, then we extend our stay for 2 days to visit Fujiko F Fujio Museum we just bought the ticket at the nearest Lawson store at Shibuya and lucky us the schedule was available for us! YEAY!!

to go to the museum it took us about 1hrs JR railway ride from Tokyo - Kawasaki and we need to walk to the museum about 45minutes by foot but its all worth it for us! (well actually for me thou)
Fujiko F Fujio ticket machine - with Kanji instruction













We had a quick visit to Ebisu Garden place, my friend wants to pay a visit where the movie "Boys Before Flower" took place. We grab some coffee and sit around and took some pictures.

The next day, we surely visited DISNEYSEA another adventures to experience! The weather was nice! We spent entire day at Disneysea, we took a shuttle bus from Keio Plaza Hotel to Disney sea .. so not so much hustle to catch a public transportation to go there.




Disneysea Tickets










The next day, we went to Kawasaki to be amused with Doraemon Museum!


Kawasaki JR Station
Fujiko F Fujio Shuttle Bus

Fujiko F Fujio Museum
Doraemon Magic Door 

Actually 7 days in Japan wasn't enough for us! We surely will visit this country more often to explore more!

Odaiba Liberty Statue We even got a chance to visit Odaiba and strolling around there to visit Fuji TV Station there, got a chance to visit a automotive exhibition at Odaiba as well.



Wait for our other stories in Japan for our annual visit!